Ayo, Cari Tahu Lebih Dalam Mengenai Jenis-Jenis Panel Listrik Disini!

Panel di dalam suatu instalasi listrik merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan. Hal ini karena panel memiliki fungsi utama untuk membagi antara daya listrik dan tenaga. Selain itu, panel listrik pada umumnya dilengkapi dengan beberapa komponen seperti sakelar, tombol tekan, lampu untuk indikator (biasanya berwarna merah, hijau, dan biru), sakelar magnet serta lilitan kawat penghubung. Dalam pemasangannya pun suatu panel harus mudah untuk dioperasikan, berada di tempat yang terjangkau, terlihat dan bebas halangan, serta usahakan jauhkan dari tempat yang rawan bocor atau lembab.

Jenis-Jenis Panel yang Ada di Suatu Instalasi Kelistrikan

Panel listrik ternyata juga dibagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan kebutuhan. Jadi kalau selama ini anda hanya mengenai satu atau dua jenis panel maka saat ini anda harus mengenal jenis lainnya. Hal ini tentunya sangat bermanfaat di kala anda harus menggunakan jenis-jenis panel lainnya tersebut.

Berikut ini berbagai jenis panel listrik yang harus anda ketahui!

  1. Panel listrik jenis Motor Control Center (MCC), jenis panel ini biasanya banyak digunakan di gedung-gedung bertingkat atau industri. Bentuk dari panel ini lebih besar dari jenis panel lainnya dan tampilan luarnya terdiri dari banyak tombol berwarna-warni sebagai indikator. Sistem yang digunakan pada MCC ini dapat dijalankan secara lokal atau remote control, dan rata-rata MCC ini diletakkan pada suatu control room.
  2. Panel listrik jenis KWH, panel yang satu ini memiliki fungsi untuk mengukur daya yang terjadi pada masing-masing beban serta tempat berkumpulnya KWH. Bentuk panel yang satu ini biasanya seperti panel MCC dan banyak diletakkan di control room.
  3. Panel listrik jenis genset AMF-ATS, kalau jenis yang satu ini biasanya juga banyak dipasang pada perkantoran atau bangunan bertingkat. Fungsi utama dari panel jenis ini adalah dapat menghidupkan genset secara otomatis, ini sangat sesuai dengan namanya sebagai panel genset karena memang berhubungan dengan genset.
  4. Panel listrik jenis kapasitor bank, panel jenis ini sebenarnya memiliki fungsi yang hampir sama dengan panel KWH yaitu memiliki fungsi untuk memperbaiki faktor daya di suatu jaringan listrik. Panel ini juga menurut pendapat para pakar di jasa instalasi listrik memiliki kerja yang lebih stabil saat bekerja. Keuntungan dari menggunakan panel kapasitor bank ini salah satunya disinyalir dapat menurunkan biaya listrik tiap bulan, karena memang ini sesuai peruntukkan untuk gedung atau industri yang memiliki tagihan listrik bulanan tinggi.
  5. Panel listrik jenis sinkron (synchronizing panel), merupakan jenis panel yang dapat dioperasikan secara otomatis dan manual. Panel ini memiliki fungsi untuk back up listrik PLN dan kebutuhan listrik saat darurat.
  6. Panel listrik jenis Neutral Grounding Panel (NGP), panel jenis ini memiliki fungsi untuk proteksi dari fasa yang akan menghubungkan sirkuit pendek dengan ground listrik. Panel ini jika di telaah lebih lanjut memiliki fungsi yang berbeda dari jenis panel lainnya.

Rata-rata panel listrik yang disebutkan diatas pasti digunakan di bangunan-bangunan yang sekiranya memiliki banyak ruangan atau banyak tingkat, Hal ini karena bangunan seperti itu membutuhkan panel listrik sebagai salah satu komponen untuk merangkap jaringan listrik yang ada di bangunan tersebut. Biasanya juga di bangunan yang memiliki panel ini memiliki satu atau dua orang yang memang bertugas untuk memeriksa jika nantinya ada kerusakan didalam panel tersebut. Semoga informasi di atas dapat membantu anda untuk lebih mengetahui mengenai jenis-jenis panel.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *